Pendidikan
merupakan penyampaian pengetahuan, nilai, dan kecakapan oleh pendidik kepada
pedidik. Pengetahuan, nilai dan kecakapan merupakan terjemahan dari “knowledge, value and skills”. Berawal
dari sebuah niat dan kemudian terus berkembang menjadi sikap. Karena telah
bersikap itulah menjadikan berpengetahuan, berkembang menjadi kemampuan dan
pengalaman. Pendidikan atau kegiatan mendidik merupakan kegiatan yang
mengembangkan segala kemampuan dasar atau bawaan yang bersifat rohaniah dan
jasmaniah. Kemampuan dasar rohaniah meliputi motivasi, kemauan, minat dan
psikomotorik sedangkan jasmaniah menggunakan organ organ tubuh.
Murid
merupakan subyek didik dan bukan merupakan objek yang dapat diperlakukan dengan
semau guru atau pendidik. Mengubah model pendidikan yang tradisional pun kini
tidak mudah, model pendidikan tersebut sudah menjadi suatu budaya dan jika
ingin merubahnya membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak karena harus merubah subkultur pendidikan yang
harus dirombak dari dasarnya atau harus memulai dari awal. Namun jika semuanya
sudah berasal dari diri sendiri atau merupakan suatu kesadaran diri sendiri
semua itu dapat terlaksana. Peran guru juga sangat penting untuk membangun
kesadaran tersebut pada diri siswa. Dengan melakukan kegiatan pembelajaran yang
inovatif tidak monoton dan bervariasi setiap kali kegiatan pembelajaran
dilaksanakan. Memberi ruang untuk berdiskusi di dalam maupun diluar kegiatan
belajar mengajar agar siswa dapat mencari informasi atau bertanya dimanapun dan
kapanpun dengan guru.